Sabtu, 12 September 2009

Stasiun Luar angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (bahasa Inggris: International Space Station, ISS) adalah sebuah astronomy tevhnology gabungan rencana stasiun luar angkasa, khususnya Mir 2 Rusia, Stasiun Luar Angkasa Freedom Amerika Serikat dan Fasilitas orbital Columbus Eropa, mewakilkan kehadiran manusia tetap di luar angkasa: telah ditempati oleh paling tidak dua orang sejak 2 November 2000. Setiap kali pergantian awak, keempat awak lama dan baru ada di sana dan juga paling tidak satu pengunjung lainnya.

astronomy technology ini merupakan projek gabungan dari 16 negara: AS, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara dari Uni Eropa. Dan agensi luar angkasa mereka adalah NASA Amerika, Russian Federal Space Agency, Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Canadian Space Agency (CSA/ASC), Brazilian Space Agency (AgĂȘncia Espacial Brasileira) (AEB) dan European Space Agency (ESA).

astronomy technology ini terletak di orbit sekitar Bumi dengan ketinggian sekitar 360 km, sebuah tipe orbit yang biasanya disebut orbit Bumi rendah. (Ketinggian persisnya bervariasi sejalan dengan waktu sekitar beberapa kilometer dikarenakan seretan atmosfer dan "reboost". Stasiun ini, rata-rata, kehilangan ketinggian 100 meter perhari.) Dia mengorbit Bumi dengan periode 92 menit; pada 1 Desember 2003 dia telah menyelesaikan 33.500 orbit sejak peluncurannya.

astronomy technology ini utamanya dilayani oleh Pesawat ulang-alik, dan Soyuz dan Pesawat luar angkasa Progress. Pada 2005 dia masih dalam pembuatan dan berkapasitas 3 awak. Sejauh ini, seluruh awak tetap datang dari program luar angkasa Rusia atau AS. Tetapi ISS telah dikunjungi oleh banyak astronot, beberapa dari mereka bukan dari dua negara di atas (dan juga oleh 2 turis luar angkasa).

Nama "Stasiun Luar Angkasa Internasional" (disingkat "MKS" dalam bahasa Rusia) menandakan sebuah penyelesaian netral mengakhiri perselisihan pendapat tentang namanya. Awalnya ingin dinamakan "Stasiun Luar Angkasa Alpha" namun ditolak oleh Rusia, karena akan dikira stasiun itu adalah sesuatu yang baru, namun Uni Soviet telah mengoperasikan delapan stasiun orbital jauh sebelum ISS diluncurkan (lihat Stasiun Luar Angkasa). Usulan Rusia kepada namanya adalah "Atlant" ditolak oleh Amerika Serikat karena khawatir kemiripan nama dengan Atlantis, nama benua legenda yang tenggelam ke lautan. Penggunaan Atlantis juga akan menyebabkan kebingungan dengan Pesawat ulang alik Atlantis.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Atlantis (pesawat)

Atlantis (pesawat)


Atlantis berlabuh di Mir
Pesawat Ulang-alik Atlantis (Orbiter Vehicle Designation: OV-104) merupakan salah satu astronomy technology atau armada wahana antariksa yang dimiliki oleh NASA. Atlantis merupakan pesawat ulang-alik keempat yang dibuat. Menyusul hancurnya Challenger dan Columbia, Atlantis merupakan salah satu dari tiga pesawat ulang-alik yang beroperasi sepenuhnya yang tinggal di dalam armada itu. Dua lagi adalah Discovery dan Endeavour.

Sejarah Operasi
Atlantis telah membuat penerbangannya yang pertama dalam bulan Oktober 1985, melakukan aktivitas-aktivitas militer yang sulit, satu dari lima penerbangan yang sama. Dalam tahun 1989, Atlantis telah mengatur kedudukan dua kuar planet, Magellan dan Galileo, dan dalam tahun 1991, ia telah mengatur kedudukan Observatorium Sinar Gamma Compton.
Penerbangan


Pesawat ulang-alik Atlantis di lapangan peluncuran STS-115
Pesawat ulang-alik Atlantis sudah melaksanakan 27 penerbangan, menghabiskan 220,40-hari di angkasa, menyempurnakan 3.468 orbit, dan telah terbang 89.908.732 mil dalam jumlah, seperti pada bulan September 2006.
Tanggal Sebutan Catatan
3 Oktober 1985
STS-51-J
Misi Atlantis pertama; misi ini dipersembahkan untuk Kementerian Pertahanan
26 November 1985
STS-61-B
3 satelit komunikasi telah disebarkan: MORELOS-B, AUSSAT-2 dan SATCOM KU-2.
2 Desember 1988
STS-27
Misi ini dipersembahkan untuk Kementerian Pertahanan
4 Mei 1989
STS-30
Menyebarkan Kuar Magellan.

18 Oktober 1989
STS-34
Menyebarkan Kuar Galileo.

28 Februari 1990
STS-36
Misi ini ditpersembahkan untuk Kementerian Pertahanan
15 November 1990
STS-38
Misi ini dipersembahkan untuk Kementerian Pertahanan.
5 April 1991
STS-37
Mengatur kedudukan Observatorium Sinar Gamma Compton.

2 Agustus 1991
STS-43
Mengatur kedudukan TDRS-5.
24 November 1991
STS-44
Misi dipersembahkan untuk Kementerian Pertahanan
24 Maret 1992
STS-45
Membawa misi 1 Laboratorium Atmosfer untuk Aplikasi dan Ilmu Pengetahuan (ATLAS).

31 Juli 1992
STS-46
Mengatur kedudukan European Retrievable Carrier ESA dan Tethered Satellite System NASA.
3 November 1994
STS-66
Membawa misi 3 ATLAS .
29 Juni 1995
STS-71
astronomy technology pertama yang masuk dok dengan stasiun luar angkasa Mir.

12 November 1995
STS-74
Membawa modul dok ke Mir.

22 Maret 1996
STS-76
Tempat pertemuan dengan Mir, termasuk pemindahan kru Shannon Lucid.

16 September 1996
STS-79
Tempat pertemuan dengan Mir, termasuk pemindahan kru Shannon Lucid dan John Blaha.

12 Januari 1997
STS-81
Tempat pertemuan dengan Mir, termasuk pemindahan kru John Blaha dan Jerry Linenger.

15 Mei 1997
STS-84
Tempat pertemuan dengan Mir, termasuk pemindahan kru Jerry Linenger dan Michael Foale.

25 September 1997
STS-86
Tempat pertemuan dengan Mir, termasuk pemindahan kru Michael Foale dan David A. Wolf.

19 Mei 2000
STS-101
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membekal balik ISS).
8 September 2000
STS-106
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membekal balik ISS).
7 Februari 2001
STS-98
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membawa dan memasang Modul Makmal Destiny).

12 Juli 2001
STS-104
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membawa dan memasang Joint Airlock).

8 April 2002
STS-110
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membawa dan memasang segmen Penyangga S0).

7 Oktober 2002
STS-112
Misi perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (membawa dan merakit segmen penyangga S1).
9 September 2006
STS-115
Pembekalan kembali dan perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (segmen P3 dan P4).
8 Juni 2007
STS-117
Pembekalan kembali dan perakitan Stasiun Luar Angkasa Internasional (segmen S3 dan S4).
7 Februari 2008
STS 122
Pembangunan Stasiun Luar Angkasa Internasional (laboratorium Columbus)

Jumat, 21 Agustus 2009

Pesawat ulang-alik

Pesawat ulang-alik (bernama resmi: Space Transportation System atau STS; lebih populer dengan NASA's Space Shuttle atau Space Shuttle saja) adalah astronomy technology pesawat luar angkasa milik Amerika Serikat yang digunakan dalam misi penerbangan luar angkasa berawak. Pesawat ulang alik – tidak seperti pesawat luar angkasa lainnya – badan utama pesawat ulang-alik dapat digunakan kembali di lain waktu. Astronomy technology jenis ini hanya dimiliki oleh NASA, badan antariksa Amerika, dalam beberapa jenis. Sempat dibuat 5 buah, di mana sekarang tinggal tiga. Modul pesawat, terbang secara vertikal dan biasanya membawa tiga sampai lima astronot (walaupun pernah mengangkut 8 astronot dan masih cukup sampai 11 astronot dalam keadaan darurat) dan muatan sampai seberat 50.000 lb/ 22.700 kg menuju orbit rendah bumi (thermosfer). Ketika misi selesai pesawat akan menyalakan pendorongnya sendiri untuk kembali menuju atmosfer bumi, pendorong akan dimatikan ketika pesawat sudah di dalam atmosfer bumi dan pesawat akan melayang selama perjalannya sampai akhirnya mencapai permukaan lagi.

Pesawat ulang-alik NASA bisa dikatakan merupakan astronomy technology luar angkasa pertama yang dirancang agar dapat dipakai kembali sebagian. Pesawat ini bertugas untuk membawa berbagai muatan (biasanya satelit) ke berbagai orbit bumi (biasanya orbit rendah, perlu perlakuan khusus untuk orbit yang lebih tinggi), penggantian awak ISS, Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan untuk misi servis. Terkadang pesawat ini juga dapat mengambil kembali satelit untuk dikembalikan ke bumi. Bekerjasama dengan Soyuz, pesawat luar angkasa milik Rusia, kedua pesawat bahu membahu membangun ISS. Kedua pesawat dirancang agar dapat bekerja sekitar 10 tahun atau setara dengan sekitar 100 peluncuran.

Pesawat ulang-alik yang pertama adalah Enterprise, yang sebenarnya merupakan wahana uji terbang. Pesawat berikutnya adalah Columbia, Challenger, Discovery dan Atlantis. Challenger telah hancur ketika proses peluncuran pada tahun 1986, dan akhirnya dibuat Endeavour sebagai penggantinya. Sedangkan Columbia hancur ketika proses memasuki atmosfer bumi pada tahun 2003.

NASA telah mengumumkan untuk memberhentikan armada pesawat luar angkasanya pada tahun 2010 dan akan menggantinya dengan Orion, pesawat baru yang dirancang dapat mengangkut manusia menuju bulan dan bahkan objek angkasa yang lebih jauh lagi.

Rabu, 19 Agustus 2009

SELEBRITI LUAR ANGKASA

SELEBRITI LUAR ANGKASA

Siapa yang terkenal, saat manusia sampai di luar angkasa? Siapa yang terkenal, saat manusia berhasil menjejakan kaki di bulan? Hihihi… ternyata yang tekenal atau yang menjadi selebriti luar angkasanya…..ASTRONOT.

Astronaut-astronaut Pertama

Selebritis luar angkasa yang pertama kalinya, dia adalah Yuri Gagarin. Kosmonot (astronot dalam bahasa rusia) rusia, dia terkenal karena menjadi manusia pertama yang sampai ke luar angkasa pada tahun 1961 menggunakan astronomy technology yang berhasil mengantarkan Yuri Gagarin ke lear angkasa yaitu Soyuz.
Selain itu, masih banyak lagi, diantaranya Neil Armstrong dan Buzz Aldrin. Mereka terkenal karena berhasil menjadi manusia pertama yang berhasil menginjakan kaki di permukaan bulan tahun 1969. Mereka menggunakan astronomy technology yang pling terkenal yaitu Apollo 11. Sebelumnya, tahun 1965, ada nama Aleksei Leonov yang terkenal karena menjadi manusia pertama yang berjalan di luar angkasa (Spacewalk) menggunakan astronomy technology pesawat Voskhod 2.
Hingga saat ini sudah banyak astronot yang keluar angkasa yang mencetak sejarah sejarah, sekitar 500-an.


Berbagai Negara

Kebanyakan astronot memang berasal dari Amerika Serikat , negara-negara bekas Uni Soviet, dan eropa. Maklum astronomy technology di sana sudah sangat maju terutama di Amerika sudah ada lembaga astronomy yang sangat besar, yaitu NASA. Sedangkan dari bangsa-bangsa Asia masih bsa dihitung jari. Pada tahun 1980, tercatat Pham Tuan dari Vietnam. Lalu, Rakesh Sharma, dari India tahun 1985. Menyusul dari Kerajaan Arab Saudi, Sultan bin Salman bin Abdulaziz Al Asaud. Pada tahun 2003, taikonaut Yang Liwei, meluncur dengan astronomy technology buatan Cina yaitu, Shenzhou 5. Sedangkan Anousheh Ansari bangsa Iran menjadi astronaut wanita pertama yang menjadi turis ke luar angkasa, tahun 2006.

Astronaut Indonesia

Kita boleh bangga! Pada tahun 1985, pernah ada anak bangsa kita yang menjadi calon astronaut terpilih. Ibu Pratiwi Sudarmono dan Pak Tufik Akbar, mereka akan mengikuti penerbangan antariksa dengan kode pesawat STS 61-H. Tetapi, karena terjadi kecelakaan pada astronomy technology yang disebut pesawat ulang alik dan bernama Challenger, pada tanggal 28 January 1986, rencana tersebut di batalkan.
Selain dua calon tadi, sampai saat ini belum ada lagi calon penggantinya dari Indonesia.
Mmm, siapa ytahu diantara kita nanti, ada yang jadi astronaut!